Jumat, 06 Desember 2013

LAPORAN HASIL OBSERVASI DATA KEPENDUDUKAN (ISI)


c).Jumlah Penduduk Alami Desa Pataruman

                       
Dari data hasil observasi diketahui bahwa jumlah penduduk alami ada  8 jiwa.                                    Dengan demikian jumlah penduduk alami desa Pataruman adalah 14590 jiwa
            menggunakan rumus sebagai berikut :
            Pt = Po + T
            Pt = 14582 + 8           
            Pt = 14590 jiwa

            Keterangan :
            Pt =Jumlah penduduk yang dihitung
            Po = Jumlah penduduk pada awal tahun perhitungan
            T = Hasil pertumbuhan penduduk alamai

                        Jadi jumlah penduduk alami desa Pataruman adalah 14590 jiwa.

LAPORAN HASIL OBSERVASI DATA KEPENDUDUKAN ( ISI )

a)      Pertumbuhan Penduduk Alami Dan Prosentase Pertumbuhan Penduduk Desa Pataruman

  
Pertumbuhan penduduk alami adalah selisih antara jumlah kematian dengan jumlah kelahiran.Berdasarkan data yang kami peroleh dapat dihitung pertumbuhan penduduk desa Pataruman pertumbuhan penduduk dibedakan menjadi 2,yaitu pertumbuhan penduduk alami dan pertumbuhan peduduk total.Pertumbuhan penduduk alami desa Pataruman berjumlah 8 jiwa atau 0,054 % .Anka tersebut kami peroleh  menggunakan rumus sebagai berikut :

T = ( L – M )
T = ( 10 – 2 )        
T = 8 Jiwa

   Jadi setiap 1000 orang penduduk desa Pataruman terdapat pertumbuhan penduduk alami sebesar 8 jiwa permil ( 0/00 ) atau 8 jiwa perseribu penduduk

 Dengan prosentase pertumbuhannya menggunakan rumus sebagai berikut

       % = T / Po x 100
% = Prosentase pertumbuhan penduduk
T = Pertumbuhan penduduk
Po = Jumlah penduduk awal tahun perhitungan
100 = Konstante

   Berdasarkan data yang kami peroleh dari hasil observasi maka di peroleh menggunakan rumus sebagai berikut :

  % = T / Po x 100
  % = 8 / 14589 x 100
  % = 0,054

   Dengan pertumbuhan penduduk 0,054 % ,dikategorikan bahwa pertumbuhan penduduk desa Pataruman tergolong rendah karna berprosentase 0,054 %  .

LAPORAN HASIL OBSERVASI DATA KEPENDUDUKAN ( isi laporan )

LAPORAN HASIL OBSERVASI DATA KEPENDUDUKAN
DESA PATARUMAN
KECAMATAN PATARUMAN

TUGAS MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII


Isi Laporan

           
Untuk memadukan materi mata pelajaran IPS yang dipelajari di sekolah dengan kenyataan di lingkungan standar kompetensi memahami permasalahn sosial berkaitan dengan pertumbuhan penduduk ,kami melakukan observasi dan wawancara ke desa tempat kami tinggal pada tanggal 23 November 2013.Kunjungan observasi ke desa kami lakukan sepulang sekolah jam 14.25 WIB.Sebelum melakukan kegiatan observasi dan wawancara kami sekelompok menyusun daftar  pertanyaan yang akan di ajukan kepada pihak desa.

            Data yang kami peroleh dari hasil observasi data kependudukan desa Pataruman tercantum pada tabel di bawah ini.


Jumlah Penduduk Pada Tahun 2012
Jumlah Kelahiran
Jumlah Kematian
Migrasi Masuk
Migrasi Keluar
14.582 Jiwa
10 Jiwa
2 Jiwa
25 Jiwa
30 Jiwa


            Dari data observasi yang kami peroleh dari desa Pataruman kami akan membuat laporan tentang pertumbuhan penduduk desa Pataruman,proyeksi penduduk desa Pataruman pada tahun 2015 dan kepadatan penduduknya.

LAPORAN HASIL OBSERVASI DATA KEPENDUDUKAN ( Kata Pengantar )

KATA PENGANTAR


Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat tuhan yang maha esa,karna berkat limpahan rahmat dan karunianya sehingga kami setelah pulang sekolah dapat menyusun laporan ini dengan baik dan benar.Dalam laopran ini kami akan membahas mengenai “LAPORAN HASIL OBSERVASI DATA KEPENDUDUKAN DESA PATARUMAN “.                                          

           Laporan ini telah dibuat dengan berbagai observasi dan beberapa bantuan dari berbagai pihak desa untuk membantu menyelesaikan laporan ini.Oleh karena itu,kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak desa yang sudah membantu kami dalam menyelesaikan laporan ini.

            Akhir kata semoga laporan ini dapt memberikan manfaat bagi kita semua.


Pataruman,27 November 2013

LAPORAN HASIL OBSERVASI DATA KEPENDUDUKAN( Judul )

LAPORAN HASIL OBSERVASI DATA KEPENDUDUKAN
DESA PATARUMAN
KECAMATAN PATARUMAN

TUGAS MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII\







SMP NEGERI 7 BANJAR
Jl.Raya Siliwangi nomor 181 Kota Banjar
2013

DISUSUN OLEH KELAS VIII F:

Senin, 26 Agustus 2013

kondisi fauna flora indonesia

Melindungi Dan Melestarikan beragam flora dan fauna yang ada di Indonesia

Tema A : Tentang Silus Hidup Pengembangan Sistem
Siklus hidup pengembangan sistem adalah pendekatan melalui beberapa tahap untuk menganalisis dan merancang sistem yang dimana sistem tersebut telah dikembangkan dengan sangat baik melalui penggunaan siklus kegiatan penganalisis dan pemakai secara spesifik
kondisi flora dan fauna yang ada di indonesia sekarang ini sangat memprihatikan
kita bisa lihat dari beberapa jenis flora (tumbuh-tumbuhan)ada di Indonesia
tingal berapa jenis lagi yang msaih hidup atau dilestarikan.
dapat saya contohkan dengan terumbuh karang yang ada di laut kita
tinggal berapa jenis lagi yang masih ada padahal kita adalah
negara kepulauan yang terbasar Didunia.
apakah kita tidak malu menjadi negara kepulauan tapi
tidak memiliki banyak jenis terumbuh karang.
belum lama ini negara kita dinobat sebagai negara dengna terumbuh karang terindah didunia.apakah kita tidak malu dengan dangan gelar itu sedangkan kita tau
terumbuh karang yang kita miliki sudah rusak oleh karena oknum
yang tidak bertangung jawab.maka dari itu butuh kesadaran kita semua untuk melindungi lingkungan yang kita cintai dan negara yang kita sayangi.
begitu juga dengan fauna (hewan-hewani)yang ada Indonesia
tinggal berapa jenis lagi yang masih hidup atu lestari.
tidak jauh nasibnya dengan nasib flora.
saya contohkan jenis harimau sumatra hampir mulai punah
sekarang pupulasinya tinggal 300 ekor lagi.
kepunahan harimau sumatra dikarenakan sering diburu.
alasan memburu binatang ini hanya sepeleh yaitu
demi materi semata tapi kita tidak menghiraukan keseimbangan alam
disekitar kita yang berdampaknya besar bukan hanya pada kita semua tapi
berakibat pada seluruh umat manusia yang ada dibumi.
sekarang saja kita sudah merasakan dampak itu seperti pemasnsan global.
belum lagi bencana alam-bencana alam yang terjadi di berbagai daerah dan beberapa negara.jadi intinya untuk melindungi flora dan fauna yang ada di Indonesia
pemerintah harus mengekuarkan anggaran.
dan diluar itu butuh kesadaran kita semua agar menjaga lingkungan.
maka denagan begitulah kesimbangan akan terjaga..
1.Latar Belakang
saat ini sedang hangat dibicarakan masalah kepunahan flora dan fauna.
hal ini semua terjadi karena tidak adanya kesadaran dari masyarakat kita.
susahnya mencari pekerjaan salah satu alasan akhirnya mereaka mencari jalan pintas
dan tidak memikirkan dampak dari perbuatan meraka.seharusnya pemerintah memfasilitasi tempat penakaran floran dan fauna yang hampir punah.
untuk menunjang itu semua pemerintah juga harus engeluarkan anggaran.
memberi kepastian hukum kepada siapa saja yang melanggar termasuk salah satu langka mencegah kepuhan berbagai jenis mahluk hidup yang ada dinegara kita.
2. Identifikasi Masalah
jika melihat masalah diatas kita dapat mengidentifikasi permasahan.
- belum ada hukum yang dapat menyeret para pelaku yang melakukan pelanggaran.
dan memberikan balasan yang setimpal kepada palaku yang melanggar.
- belum ada institusi yang benar-banar mengurus masalah ini.ada pun tempat
pelestarian yang sudah hampir pinah malah menjadi tempat pembantaian binatang
langka seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.
3. Tujuan Penelitian
adapun tujuan penelitian:memberikan pengetahuan dan informasi bahwa hewan langka dan tumbuh-tumbuhan langka harus di lestarikan demi keseimbangan lingkunagan yang kita tempati.dann degan ada nya hukum yang pasti orang akan berpikir dua kali untuk melakukan pengrusakan pada mahluk yang di anggap langka.
4. Manfaat Penelitian
dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian flora dan fauna.denagn begitu kita tidak perlu merasa takut akan punahnya hewan langka yang ada di Indonesia.

Kondisi Keadaan Flora dan Fauna di Indonesia

Keanekaragaman Flora dan Fauna Indonesia

Indonesia adalah negara yang kaya akan jenis-jenis flora dan faunanya. Berbagai jenis flora dan fauna dapat kita manfaatkan sebagai bahan makanan, obat-obatan, bahan bangunan dan juga hiasan. Ada banyak manfaat yang dapat kita ambil dari alam disekitar kita, namun jika pemanfaatan yang kita lakukan kurang bijaksana maka dapat menyebabkan berkurangnya keanekaragamannya.
Sungguh memprihatinkan ketika melihat kondisi flora dan fauna Indonesia sekarang yang terancam keberadaannya karena lingkungan yang tidak sesuai lagi kehidupannya.
Untuk lebih jelasnya mari baca sedikit uraian di bawah.
A. Penyebab berkurangnya keanekaragaman flora dan fauna
Hal ini disebabkan karena :
  • Bencana alam
ketidak mampuan flora dan fauna dalam beradaptasi dengan perubahan lingkungannya.
  • Perbuatan manusia
Perbuatan manusia tersebut antara lain :
    1. Perburuan dan penangkapan jenis hewan tertentu secara terus menerus akan mengakibatkan kepunahan.
    2. Penebangan hutan secara liar mengakibatkan rusak dan hilangnya tumbuhan serta hewan.
    3. Penggunaan bahan peledak, bahan kimia maupun listrk dalam menangkap ikan dapat mematikan hewan dan merusak lingkungan sekitarnya
B. Upaya pelestarian keanekaragaman flora dan fauna
Manusia harus dapat memanfaatkan keanekaragaman flora dan fauna tersebut secara bijaksana. Beberapa usaha atau upaya yag dapat di lakukan :
  1. Melakukan sistem tebang pilih
  2. Peremajaan tanaman untuk mempertahankan dan meningkatkan hasil dengan mempersiapakn tanaman pengganti.
  3. Tidak berburu pada saat musim berkembang biak
  4. Pembuatan cagar alam dan tempat perlindungan bagi tumbuhan dan hewan langka.
  5. Pembuatan dan perbaikan pengaturan spesimen tumbuhan dan hewan guna mempermudah sistem informasi keanekaragaman makhluk hidup.
  6. Membudidayakan tumbuhan dan hewan langka.
  7. Menjaga dengan baik tumbuhan dan hewan yang ada di sekitar, baik itu yang sudah langka ataupun tidak.
  8. Memanfaatkan hewan dan tmbuhan secara bijaksana dan bertanggung jawab.
  9. Melakukan kegiatan penyelamatan pelestarian hewan dan tumbuhan.